Kamis, 17 Desember 2015

Harus Tahu! Inilah Ciri-Ciri Airdrop Scam

Mem-bludak-nya para peminat mata uang Crypto semakin hari semakin bertambah. Hal itu juga yang melatarbelakangi banyaknya web atau situs penyedia layanan Cryptocurrency yang bermain kurang fair alias Scam.

Bagi yang sudah berpengalaman dalam bermain Airdrop, mungkin tidak gila lagi dengan istilah Scam. Namun bagi para pemula, mungkin banyak yang tidak mengetahui hal tersebut. Meski sudah banyak blogger maupun youtuber yang membahas wacana Scam.

Scam yaitu Airdrop atau website Cryptocurrency yang tidak terbukti membayar. Terkadang Scam sering dilakukan oleh website investasi. Sangat disarankan bagi para pemula Airdrop untuk tidak sembarangan dalam menentukan situs investasi Bitcoin.

Ciri-ciri Airdrop Scam 

1. Memakai Domain Gratis
Biasanya Airdrop Scam menggunakan domain gratis ibarat .ga .tk .cf dan masih banyak lagi. Karena domain-domain gratisan tersebut sanggup didapatkan dengan gampang di internet. Namun begitu, webiste yang berdomain .com .io. atau .net juga belum tentu bukan Scam. Karena banyak juga yang menggunkan eksistensi domain .com untuk menipu orang. Tergantung ekonomis kita dalam memilih.

2. Media Sosial Tidak Jelas
Airdrop yang real biasanya mempunyai Media Sosial yang jelas. Karena bila mereka memilik media yang jelas, mereka niscaya juga mempunya Tim yang mengurus project tersebut.

Namun sekali lagi, ini tidak menjamin 100% itu real. Tetap saja kita masih sanggup mengalami Scam pada Airdrop atau situs mining dan investasi Cryptocurrency.

3. Menawarkan Profit yang Sangat Besar
Kasus ini biasanya sering terjadi pada situs investasi atau penggandaan uang digital. Dengan contoh, misalkan kita berinvestsi 5000 Doge, dan dalam sehari kita akan mendapat 6000 Doge. Berarti, profit kita dalam sehari 10% dari hasi coin kita. Yang ibarat ini, biasanya hanya membayar diawal saja.

Niat hati ingin Profit, apa daya justru Pailit.

Sementara, hari-hari selanjutnya tidak akan membayar lagi. Karena situs ibarat diatas hanya memutarkan mata uang dari satu investor ke yang lain. Dan pemilik websitenya juga menyisihkan uang dari deposit orang yang berinvestasi dan mengambilnya.

4. Meminta Private Key
Dalam bermain Airdrop, kita wajib mempunyai Wallet Imtoken. Wallet ini berfungsi sebagai dompet untuk menampung Airdrop yang sudah kita kumpulkan sebelumnya.

Wallet sendiri mempunyai 'Private Key' untuk login. Nah kalau orang lain mengetahui Private Key imtoken kita, habislah kita.

5. Tidak Memiliki Website dan Whitepaper
Airdrop yang mepunyai website memungkinkan sanggup kita cek siapa founder dan alamatnya. Kita juga sanggup mengtahuinya dengan cara bertanya pada penyedia domain yang mereka pakai.

Sedangkan Whitepaper yaitu susunan sistem yang digunakan atau dierapkan oleh semua Project Airdrop yang dijalankan. Segala yang memuat Airdrop ada disana, mulai dari Total suply token tersebut, harga token, platform yang digunakan dan masih banyak lagi.

Well mungkin beberapa poin diatas yang sanggup kita gunakan untuk menganalisa ke-real-an suatu Airdrop.  Kita juga harus tetap waspada dalam menginvestasikan suatu harta, jangan hingga niat hati ingin Profit, apa daya justru Pailit.
Comments


EmoticonEmoticon