Cara Mencegah Terjangkit Virus Ransomware Wannacry
Delete/Hapus Virus Ransomware Wannacry - Baru-baru, Kemenkominfo menciptakan press conference terkait penyebaran virus gres yaitu virus Ransomware WannaCry. Yang sesuatu belum pernah dilakukan, namun terlepas itu masuk akal saja hal itu dilakukan oleh Kemenkominfo dan kita sebagai pengguna turut berterima kasih atas informasinya. Karena ternyata jikalau komputer/laptop sudah disusupi oleh virus Ransomware WannaCry ini, dampaknya sangat serius yaitu salah satunya bisa mengunci file yang ada pada PC/laptop anda sementara itu untuk membukanya anda diminta tebusan sangat besar oleh si pembuat virus.Bila hingga dikala ini komputer/laptop untuk aktivitas pekerjaan sehari-hari anda tidak mengalami hal terjangkitnya virus ini, anda turut bersyukur tentunya. Namun demikian ada baik anda tetap waspada akan serangan virus berbhaya ini, salah satu yang bisa anda lakukan salah satnya ialah dengan mengupdate antivirus yang ada pada komputer anda. Perlu diketahui bahwa peringatan/serangan dari virus tersebut dikabarkan akan menyerang pada tanggal 15 Mei 2017, sehingga sangat disarankan pada dikala itu jangan online terlebih dahulu, namun lakukan pengecekan antivirus updated yang terbaru.
image: Ilustrasi virus Ransomware Wanna Cry (RIZKY JANU/JAWA POS)
Cara Mencegah Terjangkit Virus Ransomware Wannacry
Nah, bagi anda yang tidak ingin terkena serangan virus berbahaya ini, mungkin ada baiknya untuk menangkalnya dengan beberapa tips-tips gampang yang bisa anda lakukan sendiri.
Berikut ini saya mencoba membantu, bagaimana caranya biar Komputer/Laptop anda terhindar dari serangan terhadap virus Ransomware Wannacry ibarat saya kutip dari informasi yang diterima dari media group online:
Putus koneksi ke internet.
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan Wi-Fi. Bisa juga matikan router WiFi.
Non aktifkan Macro pd MS Office:
- Jalankan MS Excel
- Klik sajian "File" pilih "Options"
- Klik "Trust Center" lanjutkan klik "Trust Center settings" kemudian "Macro settings"
- Centang pada pilihan opsi "Disable all macros without notification" kemudian selesai klik "OK"
- Lakukan hal yang sama pada jadwal MS Office yang lain ibarat MS Word, MS Powerpoint, MS Access dan MS Outlook.
Non aktifkan fitur File Sharing/Samba:
- Jalankan Control Panel
- Klik "Programs"
- Dibawah bab "Program and Features" kemudian klik "Turn Windows features on or off"
- Setelah muncul jendela baru, cari check list "SMB 1.0/CIFS File Sharing Support" dan hilangkan tanda check-nya (centangnya).
- Akhiri klik "OK"
Block port 139/445 dan 3389:
- Jalankan Control Panel
- Klik "System and Security", kemudian klik "Windows Firewall" lanjut klik "Advanced Settings" pada sajian bab kiri.
- Setelahnya klik "Inbound Rules" dan lihat pada sajian bab kanan, silahkan klik "New Rules".
- Pilih/klik "Port" dan klik "Next" kemudian pilih dan klik "TCP"
- Selanjutnya klik opsi "Specific local ports:" dan isikan/ketik: 139, 445, 3389
- Bila sudah klik "Next"
- Pada opsi berikutnya pilih/klik "Block the connection" dan klik "Next"
- Pastikan pilihan "Domain", "Private" dan "Public" terpilih (checked)
- Klik "Next" kemudian isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
- Akhiri klik "Finish"
Silahkan Update security untuk operasi sistem Windows anda dengan cara menginstall Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft. Untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi situs resminya melalui tautan > https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
Selain itu, jikalau komputer anda sudah terinstall SMADAV Antivirus, silahkan download update terbarunya ke versi Smadav Antivirus 2017 v 11.4 ditautan ini. Karena secara khusus pada update kali ini ialah penambahan fitur pencegahan/protection WannaCry Ransomware (SMBv1 exploit), terlihat pada gambar dibawah ini:
Semoga bermanfaat.

